Mengenal Jurnal Ilmiah, Pengelolaan dan Penerbitan

Mengenal Jurnal Ilmiah, Pengelolaan dan Penerbitan

 

Pengertian Jurnal Ilmiah

Jurnal ilmiah secara umum adalah merupakan suatu terbitan berkala yang berbentuk pamflet berseri berisi bahan imiah yang sangat diminati orang saat diterbitkan. Jurnal ilmiah dapat diterbitkan oleh asosiasi profesi, lembaga riset, universitas maupun penerbit, dengan lingkup yang cukup spesifik.

Pengelola jurnal biasanya terdiri dari ketua dewan redaksi, anggota dewan redaksi, serta redaksi pelaksana jurnal. Beberapa hal mendasar yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan jurnal ilmiah antara lain adalah sebagai berikut :

1. Sumber Pendanaan
Sebuah jurnal ilmiah harus memiliki sumber pendanaan untuk tetap eksis, sebaiknya sebuah lembaga yang akan menerbitkan jurnal telah mengalokasikan dana dari anggaran tahunannya sehingga jurnal dapat terbit secara reguler, tidak terhambat masalah pendanaan.

2. Penghimpunan Artikel
Jurnal yang baru terbit seringkali terhambat regularitasnya karena kurangnya artikel yang masuk. Beberapa cara yang dapat digunakan untuk menghimpun artikel adalah bisa dengan cara mengundang peserta seminar atau konferensi ilmiah untuk memasukan makalahnya di jurnal, menginformasikan Call for Paper jurnal di kalangan peneliti baik melalui email, edaran leaflet, konferensi ilmiah, dan lain sebagainya.

3. Pendistribusian Jurnal
Jurnal yang telah diterbitkan perlu didistribusikan agar dapat dibaca oleh orang lain. Salah satu cara untuk mendistribusikan adalah dengan menyebarkan ke Lembaga-lembaga Penelitian serta Perpustakaan Universitas/Lembaga Pemerintah yang memiliki bidang yang terkait.

Alur Penerbitan Jurnal Baru

Proses yang biasanya berjalan pada alur awal penerbitan jurnal baru adalah sebagai berikut :

  1. Mendefinisikan Nama Jurnal
  2. Menyusun anggota dewan redaksi yang terdiri dari para ahli di bidang yang sesuai dengan lingkup jurnal
  3. Menunjuk Ketua Dewan Redaksi
  4. Menyusun aturan penulisan, proses evaluasi, serta desain sampul depan jurnal
  5. Menyiapkan makalah untuk penerbitan perdana
  6. Mengajukan Permohonan nomor ISSN ( International Standard Serial Number) ke Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah (PDII), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dengan melengkapi persyaratan-persyaratan yang diperlukan, biasanya syarat-syaratnya adalah sebagai berikut :
    • Melampirkan halaman editorial jurnal yang memuat nama ketua dan anggota dewan redaksi, penerbit, serta informasi untuk penulis
    • Melampirkan Daftar isi dari terbitan pertama
    • Mengisi Formulir Isian Data Bibliografi Majalah
    • Mengisi Formulir Evaluasi ISSN
    • Membayar biaya administrasi
  7. Jurnal yang telah mendapatkan nomor ISSN akan diberi barcode yang harus dimunculkan di halaman sampul jurnal
  8. Setelah jurnal diterbitkan, pengelola jurnal memiliki kewajiban untuk mengirimkan copy jurnal ke PDII LIPI, juga ke Perpustakaan Nasional

Proses Penerbitan Jurnal Ilmiah

Proses penerbitan jurnal ilmiah dapat dilakukan melalui beberapa cara yaitu :

  1. Pengumpulan makalah
  2. Proses evaluasi makalah oleh reviewer yang ditunjuk
  3. Proses revisi makalah
  4. Pengeditan makalah yang telah dinyatakan Accepted
  5. Pengiriman hasil penyuntingan makalah kepada penulis untuk dilakukan proof read
  6. Permintaan Assignment of Copyright dari penulis
  7. Penerbitan jurnal ilmiah

Nah beberapa uraian diatas adalah sekilas tentang pengenalan dan proses penerbitan suatu jurnal ilmiah, kemudian setelah kita mengenal sedikit tentang jurnal ilmiah, pada artikel berikutnya saya akan coba menulis tutorial tentangĀ cara cepat mengimplementasikan sebuah jurnal ilmiah ke dalam Open Journal System atau biasa disebut dengan OJS.

2

One Response

  1. Nabila Adilah
    03/07/2015

Kirim Komentar