Teknologi perlindungan hak cipta digital (DRM)

Teknologi perlindungan hak cipta digital (DRM)

Sudah hampir dua bulan lebih UU ITE disahkan di Indonesia, di dalamnya juga termasuk diatur tentang perlindungan tentang karya-karya hak cipta intelektual, dan apa hubungannya dengan judul di atas..?, ya tentu saja ada.., bagaimana penerapannya dan perkembangan selanjutnya tentang proteksi terhadap karya-karya hak cipta digital di negara Indonesia kita tercinta ini, setelah diberlakukannya UU ITE ini.

Salah satu contohnya saja tentang penyebaran musik mp3 ilegal di indonesia yg saat ini tak terbatas jumlahnya, dan belum ada sistem yang bisa melindungi hak cipta pencipta lagu, sehingga dapat dengan mudah disebarluaskan dalam bentuk komersil. Ya lalu bagaimana mengatasinya Bagaimana solusinya.. Saat ini solusi yang bisa dilakukan antara lain dengan teknologi DRM, jika diluar negeri kita bisa melihat pengunduhan musik online lewat situs web seperti iTunes, Napster 2.0 dan lainnya, dan mereka ini sudah sudah mengadopsi teknologi DRM ini, sehingga dapat melindungi hak cipta musik itu sendiri.

Lalu apa DRM itu sendiri..?
Teknologi DRM (Digital Right Management) adalah sebuah teknologi yang berkelas sehingga memungkinkan para pemegang hak cipta untuk mengontrol penggunaan media perangkat digital dari para pembajakan hak intelektual. Pemegang hak cipta biasanya berupa hak cipta perusahaan, seperti musik, film, buku, atau software. Jadi DRM digunakan untuk mengawasi bagaimana dokumen, seluruh program software digunakan.

Terus bagaimana dengan perkembangan teknologi DRM di Indonesia, ya.. sepertinya untuk itu kita harus menunggu lebih lama lagi, karena banyak sebagian dari produser musik di Indonesia belum mau memakai teknologi DRM ini, entah apa karena masalah dukungan teknis, regulasi atau juga malah karena kepentingan bisnis lainnya… yah saya sendiri juga masih belum tahu. 😕

3

No Responses

Kirim Komentar